Rotasi searah jarum jam sejauh α akan membuat suatu obyek berpindah posisi secara berputar di mana nilai α merupakan besar sudut putarnya. Simbol transformasi geometeri untuk rotasi searah jarum jam ditandai dengan huruf R, keterangan titik pusat rotasi P, dan tanda negatif di depan besar sudut rotasi. Misalnya, suatu obyek mengalami transformasi rotasi searah jarum jam dengan besar sudut 45o dan pusat Pa, b. Simbol transformasi geometri yang sesuai dengan rotasi obyek tersebut adalah R[Pa, b, –45o]. Sebuah titik yang dirotasikan dengan pusat dan arah tertentu akan berpindah letak koordinatnya. Perpindahan letak titik koordinat memenuhi persamaan yang dipengaruhi besar sudut rotasi, arah rotasi, dan letak titik pusat rotasi. Rotasi pada transformasi geometri dapat dilakukan pada objek berupa titik, garis, bangun datar, dan lain sebagainya. Contoh rotasi searah jarum jam sejauh α = 90o atau dari sebuah ditunjukkan seperti gambar bawah. Rotasi sebuah obyek dilakukan untuk setiap titik koordinat pada obyek tersebut, sehingga untuk obyek yang berupa garis atau bidang dilakukan dengan cara merotasikan setiap titik pada garis atau bidang tersebut. Cara menentukan titik hasil rotasi searah jarum jam dapat dilakukan dengan matriks transformasi. Bagaimana bentuk matriks transfomasi geometri yang sesuai untuk melakukan rotasi searah jarum jam? Bagaimana cara menentukan hasil bayangan suatu objek oleh rotasi searah jarum jam? Sobat idshool dapat mencari tahu lebih banyak melalui ulasan rotasi berlawanan arah jarum jam sejauh α = 30o, 45o, 60o, 90o, 180o di bawah. Table of Contents Rotasi Searah Jarum Jam pada Pusat O0, 0 Sejauh αo R[O0, 0, –αo] Rotasi Searah Jarum Jam pada Pusat Pa, b Sejauh αo R[Pa, b, –αo] Contoh Soal dan Pembahasan Contoh 1 – Soal Rotasi Searah Jarum Jam Sejauh αo Contoh 2 – Soal Rotasi Searah Jarum Jam Sejauh αo Baca Juga Transformasi Geometri – Translasi, Refleksi, Dilatasi, dan Rotasi Rotasi Searah Jarum Jam pada Pusat O0, 0 Sejauh αo R[O0, 0, –αo] Hasil rotasi titik dapat dicari dengan alat bantu seperti jangka dan busur derajat. Namun, cara tersebut tentu akan memakan waktu lama dan tidak efektif. Sehingga dibutuhkan cara yang lebih baik untuk mendapatkan hasil rotasi suatu obyek. Cara yang lebih baik dapat dilakukan melalui matriks transformasi untuk mendapatkan hasil rotasi searah jarum jam. Secara umum, hasil rotasi dengan pusat O0, 0 sejauh αo searah jarum jam atau R[Pa, b, –αo] dapat diperoleh melalui matriks transformasi berikut. Sebagai contoh, rotasi titik Ax, y pada pusat O0, 0 sejauh 90o searah jarum jam akan menghasilkan titik A’x’, y’. Di mana, letak titik koordinat x’, y’ memenuhi persamaan berikut. Jadi, hasil transformasi titik Ax, y sejauh 90o searah jarum jam adalah titik A’y, –x. Contoh rotasi titik K3, 5 sejauh 90o searah jarum jam adalah titik K’5, –3. Dengan cara yang sama dapat diperoleh persamaan umum untuk mendapatkan hasil rotasi pada pusat O0, 0 dengan besar sudut rotasi α = 30o, 45o, 60o, 180o, 270o, atau besar sudut lainnya. Kumpulan rumus rotasi searah jarum jam sejauh α = 30o, 45o, 60o, 90, 180o, dan 270o untuk titik x, y pada pusat O0, 0 terdapat pada tabel berikut. Baca Juga Mengenali Bentuk Perbedaan Barisan Aritmatikan dan Geometri Rotasi Searah Jarum Jam pada Pusat Pa, b Sejauh αo R[Pa, b, –αo] Cara melakukan rotasi searah jarum jam pada pusat Pa, b sama seperti cara melakukan rotasi searah jarum pada pusat O0, 0. Perbedaan dari keduanya hanya terlatak pada titik pusat yang menjadi tumpuan rotasi. Secara umum, hasil rotasi dengan pusat Pa, b sejauh αo yang searah jarum jam atau R[Pa, b, –αo] dapat diperoleh melalui matriks transformasi berikut. Sebagai contoh, rotasi titik Ax, y pada pusat Pa, b sejauh 90o dengan arah searah jarum jam akan menghasilkan titik A’x’, y’. Di mana x’, y’ memenuhi persamaan berikut. Jadi, hasil transformasi titik Ax, y sejauh 90o yang searah jarum jam adalah titik A’y + a – b, –x+ a + b. Contoh rotasi titik K3, 5 pada pusat P1,−2 sejauh 90o searah jarum jam adalah titik K’5 + 1 −−2, −3 + 1 + −2 = K’8, −4. Dengan cara yang sama dapat diperoleh persamaan umum untuk mendapatkan hasil rotasi pada pusat Pa, b dengan besar sudut rotasi α = 30o, 45o, 60o, 180o, 270o dan besar sudut lainnya. Kumpulan rumus rotasi searah jarum jam sejauh α = 30o, 45o, 60o, 90, 180o, dan 270o untuk titik x, y pada pusat Pa, b terdapat pada tabel berikut. Baca Juga Komposisi Matriks Transformasi Geometri Contoh Soal dan Pembahasan Beberapa contoh soal di bawah dapat sobat idschool gunakan untuk menambah pemahaman terkait bahasan di atas. Setiap contoh soal yang diberikan dilengkapi dengan pembahasannya. Sobat idschool dapat menggunakan pembahasan tersebut sebagai tolak ukur keberhasilan dalam mengerjakan soal. Selamat berlatih! Contoh 1 – Soal Rotasi Searah Jarum Jam Sejauh αo Titik E –1, –2 dirotasikan sebesar 90o searah jarum jam terhadap titik –3, 2. Hasilnya dirotasikan lagi sebesar 180o dengan arah yang sama terhadap titik pusat –3, 2. Hasil akhir rotasi titik E adalah ….A. –7, 0B. 0, –4C. 1, 4D. 4, 1E. 7, –4 Pembahasan Rotasi titik E –1, –2 sebesar 90° searah jarum jam terhadap titik –3, 2 R[P–3, 2, –90o] Hasil dari rotasi titik E –1, –2 dengan R[P–3, 2, –90o] adalah titik E’–6, 0. Selanjutnya, titik E’–6, 0 dirotasikan sebesar 180° dengan arah yang sama terhadap titik pusat –3, 2. Jadi, hasil akhir rotasi titik E –1, –2 dirotasikan sebesar 90° searah jarum jam terhadap titik –3, 2 dan dirotasikan lagi sebesar 180° dengan arah yang sama terhadap titik pusat –3, 2 adalah titik E’’1, 4. Jawaban C Baca Juga Rumus Rotasi Berlawanan Arah Jarum Jam Contoh 2 – Soal Rotasi Searah Jarum Jam Sejauh αo Pembahasan Hasil rotasi titik x, y dengan rotasi searah jarum jam sejauh 45o dengan pusat rotasi titik asal O0,0 memenuhi persamaan berikut. Diperoleh dua persamaan letak titik hasil rotasi Persamaan 1 x’ = 1/2√2x + 1/2√2y Persamaan 2 y’ = –1/2√2x + 1/2√2y Kurangkan persamaan 1 dan persamaan 2 untuk mendapatkan persamaan x’ Jumlahkan persamaan 1 dan persamaan 2 untuk mendapatkan persamaan y’ Substitusi nilai x dan y pada persamaan garis ℓ x + 2y = 4 untuk mendapatkan persamaan garis g yang merupakan persamaan garis hasil rotasi. x + 2y = 41/2√2x’ – 1/2√2y’ + 21/2√2x’ + 1/2√2y’ = 41/2√2x’ – 1/2√2y’ + √2x’ + √2y’ = 43/2√2x’ + 1/2√2y’ = 43√2x’ + √2y’ = 8 Diperoleh persamaan garis g 3√2x’ + √2y’ = 8 sehingga nilai a = 3√2, b = √2, dan c = 8. Jadi, nilai a + b + c = 3√2 + √2 + 8 = 8 + 4√2. Jawaban A Demikianlah tadi ulasan rotasi searah jam sejauh α = 30o, 60o, 90o, 180o, dan 270o pada pusat O0, 0 dan Pa, b. Terima kasih sudah mengunjungi idschooldotnet, semoga bermanfaat! Baca Juga Cara Menentukan Vektor yang Saling Sejajar dan Vektor yang Saling Tegak LurusPersamaangaris 3y + 2x + 6 = 0 diputar 90 derajat searah jarum jam. Bagaimana persamaan bayangannya? Seperti soal pertama, kita sudah mendapatkan nilai x dan y. Ganti x dan y pada persamaan yang diketahui untuk mendapatkan bayangannya. Nilai yang sudah diperoleh : x = -y' y = x'
Ketika suatu garis diputar searah jarum jam, maka ada matriksnya. Matriks ini berguna untuk menentukan posisi koordinat. Dalam perhitungan sekarang, kita gunakan saja rumus jadinya untuk mempercepat perhitungan. Soal 1. Persamaan garis 2x - y = 3 diputar 90 derajat searah jarum jam. Bagaimana persamaan bayangannya? Kita gunakan rumus jadinya. Perhatikan ya! x,y → y, -x Ketika titik x,y dirotasikan 90 derajat searah jarum jam, maka bayangannya menjadi y,-x. x' = bayangan x y' = bayangan y Dari rumus di atas, diperoleh bayangan titik x,y adalah y,-x. Sehingga x' = y y' = -x Dari data di atas kita bisa mendapatkan nilai x dan y. y' = -x bagi y' dengan -1 untuk mendapatkan x x = y' -1 x = -y' Kemudian x' = y atau y = x' Nilai yang sudah diperoleh x = -y' y = x' Sekarang ganti nilai x dan y pada persamaan garis dengan nilai di atas. 2x - y = 3 2-y' - x' = 3 -2y' - x' = 3 kalikan -1 di ruas kanan dan ruas kiri -1-2y' - x' = -13 2y'+ x' = -3 sekarang y' bisa ditulis y x' ditulis x saja x + 2y = -3 Inilah persamaan bayangan garis 2x - y = 3 yang diputar 90 derajat searah jarum jam. Soal 2. Persamaan garis 3y + 2x + 6 = 0 diputar 90 derajat searah jarum jam. Bagaimana persamaan bayangannya? Seperti soal pertama, kita sudah mendapatkan nilai x dan y. Ganti x dan y pada persamaan yang diketahui untuk mendapatkan bayangannya. Nilai yang sudah diperoleh x = -y' y = x' Sekarang ganti nilai x dan y pada persamaan garis dengan nilai di atas. 3y + 2x + 6 3x' + 2-y' + 6 = 0 3x' - 2y' + 6 = 0 Inilah persamaan bayangannya. Baca juga ya Jika Titik A1,4 Ditranslasikan T2,5, Berapakah Bayangannya? Titik A 2,3 Ditranslasikan Oleh T dan Menghasilkan Bayangan A'-2,4. Berapakah Nilai T?? Bayangan Garis y = 2x + 3 Jika Ditranslasikan Terhadap 2,3 Adalah..
8-3 tentukan titik bayangan jika diputar 90° -90° 180° 270° -270°. Question from @nadila25 - Sekolah Menengah Pertama - Matematika tasyaS21 A.8,-3 dirotasi oleh 90 derajat = -8,3 b.8,-3 dirotasi oleh -90 derajat = 3,-8 positif artinya rotasi berlawanan arah jarum jam. negatif artinya rotasi searah jarum jam. rotasi posisi (x,ySetiaptitik diputar di sekitar (atau di sekitar dan 270 derajat). Aturan umum rotasi suatu benda 90 derajat adalah (x,y) ——-> (-y, x). Demikian pula, apa rotasi bentuk? Memutar bentuk berarti memindahkannya di sekitar titik tetap (searah jarum jam atau berlawanan arah jarum jam, dan dengan jumlah derajat tertentu). Bentuknya
Bayangantitik P (x,y) jika dirotasikan sejauh 90 0 searah jarum jam dengan pusat rotasi O adalah P'(y, -x) c. Bayangan titik P (x,y) jika dirotasikan sejauh 180 0 berlawanan arah jarum jam dengan pusat rotasi O adalah P'(-x, -y) Rotasi atau perputaran adalah suatu perubahan kedudukan atau posisi objek dengan cara diputar lewat suatu pusat dan sudut tertentu. ( 3, 9 ) berputar sejauh 270 0 70 searah jarum jam maka koordinat . bayangannya adalah A'(-9, 3 ) B. Rotasi +180° atau -180 4. sudut 90 derajat. Balas Hapus. Balasan. WAWAN MURI Selasa, 24 Maret 2020 lduVPT.